Minggu, 20 Desember 2009

10 Mobil Termahal di Dunia

Kriteria 10 mobil termahal di sini adalah mobil yang diproduksi dan dihomologasi bisa dipakai di jalan raya. Harga ini sudah termasuk pajak. Sebagian besar adalah harga di pasar Amerika Serikat. Karena itulah dihitung dalam dolar Amerika Serikat.

Beberapa mobil yang tidak dipasarkan di Amerika, dihitung berdasarkan harga yang ditawarkan produsen.
Kalau dikonversi ke rupiah, saat artikel ditulis, dikalikan Rp 13.000, mengikuti cara bisnis para pedagang komputer. Setelah
dikonversi ke rupiah, Anda pun bisa berandai-andai. Misalnya, harga Bugatti Veyron sama dengan 1850 sepeda motor bebek seharga Rp 12 juta.

Nah, kalau kebetulan Anda melihat mobil tersebut melintas di jalanan Jakarta atau di mana saja di Indonesia, bisa memperkirakan harganya. Malah untuk Indonesia bisa lebih mahal lagi karena pajaknya sampai 200%, berdasarkan harga negara asal mobil.


1. Bugatti Veyron

Harga: 1.700.000
Rp 22.100.000.000
Mampu dikebut mencapai kecepatan tertinggi 407 km/jam. Diproduksi sejak September 2005. Aselerasi untuk 0–96 km/jam, Veyron butuh 2,5 detik.

Diproduksi oleh Bugatti Automobiles SAS, di bawah kelompok Volkswagen. Nama Veyron adalah penghormatan buat pembalap Le Mans pada 1939, yang menggunakan Bugatti, yaitu Pierrre Veyron.

Mobil ini menggunakan W16, terdiri dari 16 silinder dan berkasitas 8,0 liter. Satu deret terdiri dari empat mesin. Menurut VW tenaga yang dihasilkan mobil ini 1006 - 1026 PS. Namun di iklannya, di Eropa dan Amerika “1001’PS.




2. Ferrari Enzo

Harga: 1.000.000
Rp 13.000.000.000
Juga disebut F60, bermesin 12 silinder berkapasitas 6,0 liter. Nama Enzo diberikan sesuai dengan pendiri Ferrari, yaitu Enzo Ferrari. Diproduksi pada 2003 dengan menggunakan teknologi Formula-1, seperti bodi dari serat karbon, transmisi dengan pergantian gigi secara berurutan (sequential) seperti F1 dan rem dari karbon-keramik.

Mobil ini menggunakan teknologi yang dilarang di F1, yaitu aerodinamakia aktif. Pada kecepatan 301 km/jam, spoiler belakang diaktifkan oleh komputer sehingga “down force” atau daya tekan mobil ke permukaan bertambah dari 775 kg.

Informasi terakhir, Ferrari mempersiapkan pengganti Enzo. Harganya pun tidak tanggung-tanggung, diperkirakan $ US 1,8 juta.




3. Pagani Zonda C12

Harga: 741.00
(Rp 6.123.000.000)
Namanya kurang begitu akrab di tanah air. Sebaliknya di Eropa, Pagani asal italia ini cukup dikenal. Model yang termahal dari Pagani adalah Zonda C12F yang diperkenalkan kepada publik pada Geneve Motor Show 2005.

Menggunakan mesin 7,3 liter, V-12. Tenaga dihasilkan mencapai 602 PS dan untuk clubsport mencapai 650PS. Klaim Pagani: akselerasi 0 – 96 km/jam dalam waktu 3,2 detik dengan kcepatan tertinggi 374 km/jam.




4. Shelby SSC Ultimate Aero

Harga: 654.440
(Rp 8.507.720.000)
SSC Ultimate adalah mobil tercepat saat ini. Akselerasi 0 – 60 km/jam, dalam waktu 2,7 detik. Kecepatan tertinggi 412 km/jam.
Hanya dibuat dalam 25 unit. Shelby SCC adalah supercar kebanggaan Amerika Serikat yang dibuat di Tri Cities, Washington.

Mesinnya berkapasitas 6,345 lite, V-8 1183 bhp @6950 rpm, menggunakan turbo dan intercooler ganda.

Kecepatan tertinggi yang dicapai SSC Ultimate Aero mempeoleh bersertifikat dari Guiness World Records. Catatan kecepatan tertinggi dicapai pada 13 September 2007 di jalan tol 221, Washington. Amerika Serikat.




5. LeBlanc Mirabeau

Harga: 645.084
(Rp 8.386.092.000)
Menilik namanya berbau Prancis. Nyatanya, mobil ini dibuat oleh sebuah perusahaan kecil di Swiss. Bentuknya mirip dengan mobil lomba ketahanan Le Mans. Menggunakan mesin DOHC, 4,7 liter yang mampu menghasilkan tenaga 700 PS. Meski begitu, kemampuan lainnya tidak dijelaskan, misalnya kecepatan tertinggi dan akselerasi. Informasi tambah, mesinnya dibuat oleh Koenigsegg.




6. Koenigsegg CCX

Harga: 600.910
(Rp7.811.830.000)
Koenigsegg CCX adalah suspercar terkini dari Koenisegg. CCX adalah singkatan dari “Competition Coupe X”. X adalah indikator ulang tahun ke-10 bagi penyempurnaan dan tes CC yang diawali pada 1996.

CCX direkayasa sesuai dengan regulasi Amerika Serikat. Mesin dibuat sendiri oleh Koenigsegg, berkapasitas 4,7 liter, DOHC, 32 katup, V8. Mesin ini dilengkapi dengan twin supercharger Rotrex sentirfugal.

Mesin ini juga digunakan oleh LeBlanc Mirabeau. Tenaga yang dihasilkan 806 ps dan torsi 925 Nm dan menggunakan bensin oktan 91 (634kW) dan bila menggunakan oktan 96 (standar Eropa) mencapai 900 PS pada biofuel.




7. Saleen S7 Twin Turbo

Harga: 555.000
(Rp7.215.000.000)
Satu lagi supercar dari negeri Paman Sam, yaitu Saleen S7Twin Turbo dengan bentuk mirip Ferrari. Menggunakan V8 90 derajat, kapasitas 7,0 liter dilengkapi dengan twin turbo dan mampu menghasilkan tenaga 750 PS. Akselerasi -0-95 km/jam, 0 – 400: 10,6 detik dan kecepatan tertinggi 399 km/jam.




8. Porsche Carrera GT

Harga: 484.000
(Rp 6.292.000.000)
Porsche Carrera termasuk supercar mahal. Mobil sport ini menggunakan mesin 5,7 liter, V10 yang menghasilkan tenga 612 PS.
Akselerasi 0 – 100 km, 3,9 detik dan mampu dikebut 330 km/jam. Meski saat dites hasil malah lebih baik: 0 – 96 km/jam hanya butuh waktu 3,5 detik, dan 0 – 160 km/jam 6.8 detik dan ekcepatan tertingi 335 – 340 km/jam.




9. Mercedes SLR McLaren

Harga: 455.500
(Rp 5.921.500.000)
Mobil sport atau supercar yang dikembangkan kerjasama antara Mercedes Benz dengan McLaren. Dirakit di Pusat Teknologi McLaren, Woking, Inggris. SLR adalah singkatan dari “Sportlich, Leicht, Rennsport”, artinya Sport, ringan dan Balap.

Mobil ini menggunakan mesin 5,5 liter, V8 dengan sudut 90 derajat dan menghasilkan tenaga 626 PS 2 6500 rpm dan torsi 780 Nm @

3.250 – 5.000 rpm.




10. Maybach 62

Harga: 385.250
(Rp 5.008.250.000)
Inilah mobil empat pintu termahal. Maybach 57 dan 62 adalah model mobil pertama dari Maybach sejak perusahaan ini bergabung dengan Mercedes-Benz. Mobil ini lahir dari konsep Mercedes-Benz Maybach yang dipamerkan pada di Tokyo Motor Show 1997.

Kedua model adalah varian ultra mewah. Angka pada model menunjukkan penjang mobil dalam desimeter. Maybach 57 adalah mobil yang dirancang untuk dikemudikan sendiri oleh pemiliknya. Sedangkan Maybach 62 untuk pemilik yang menggunakan supir. Mesinnya dicomot dari Mercedes Benz 5,5 liter , V12 twin turbo yang menghasilkan tenaga 550 PS.

Perbedaan Antara Turbocharging dengan Supercharge

Secara teknis, turbocharging tak lebih dari sebuah supercharger dengan karakter tugas berbeda karena tugas turbocharge adalah charger super centrifugal yang dipicu oleh gas buang. Kemudian timbul pengertian bahwa supercharge dianggap hanya sebagai alat bantu yang dipasang saat pompa udara dirasakan kurang memadai memberikan masukan udara ke mesin yang secara mekanis tidak memicu pergerakan cranksaft. Pada dasarnya efektifitas kerja sebuah supercharger baru terasa dampaknya tergantung bagaimana cara pengendalian mobil.

Perbedaannya dapat digambarkan sebagai berikut, karena sebuah turbocharger bertumpu pada gas buang untuk mendapat tenaga, terdapat beberapa jeda atau "turbo lag", saat katup terbuka, udara dipompa masuk, dibakar dan pisahkan masuk ke turbin untuk memicu kerja turbo. Tergantung pada desain dan ukuran turbo, tetapi jeda dapat terjadi kapan saja karena sebuah 'kekosongan' input sepersekian detik yang berakibat terjadinya jeda selama sedetik. Sebaliknya, secara mekanis kerja supercharger untuk memompa udara sudah dilakukan bahkan sebelum katup terbuka yang menyebabkan kesinambungan suplai udara dan bahan bakar serta menjamin konsistensi tekanan tenaga lebih besar.

Perbedaan mendasar lainnya antara dua pendorong tenaga ini terletak pada pengaturan keluaran tenaga. Turbo menggunakan katup buangan untuk menutup aliran gas buang untuk memicu turbo ketika tingkat tenaga dorongan kuat telah tercapai. Ini berarti bahwa secara teoritis turbo hanya akan meledakkan tenaganya pada tingkat capaian tertentu. Kenyataannya, sistem kerja turbo yang tergantung pada gerbang buangan hanya akan mendorong tenaga sebesar 6 psi tenaga dorong untuk gas buang pada tingkat sama pada saat katup belum terbuka penuh. Supercharger, sebaliknya, justru dapat melakukan kerja dengan efisien dan hasil berlipat. Jika supercharger diputar untuk melakukan pemompaan 1,5 kali udara daripada pernafasan normal yang digunakan mobil, keluaran tenaga justru berbeda pada rpm yang berbeda.

Pada tingkat perputaran dimana mesin kurang mendapat suplai udara dengan baik, supercharge akan mendesak pompa menggelontor udara masuk manifold sehingga tekanan bertambah. Pada area putaran mesin kurang mendapat pernafasan dengan baik, dukungan udara tentunya berkurang dan ledakan tenaga mengendor. Kesimpulannya, turbocharge cenderung untuk mempermudah penambahan persediaan tenaga mesin bersamaan dengan peningkatan ledakan tenaga yang dihasilkan, sementara supercharge cenderung fleksibel dengan perubahan tenaga yang dihasilkan mesin. Salah satu hal yang masih menjadi salah pengertian tentang supercharge adalah bahwa supercharge tidak memerlukan intercooling, padahal udara panas yang terjadi pada pembakaran akan menurunkan kemampuan mesin.

Turbo jelas sudah dilengkapi intercooling untuk mendinginkan aliran udara yang mereka input. Kenyataan bahwa dengan menekan kuat udara masuk membuat udara itu menjadi panas, tetapi dengan kompresor yang lebih efisien, tingkat panas udara dapat diminimalkan, walau pemasanan udara pasti akan terjadi. Umumnya, kompresor pada turbo lebih efisien daripada kompresor sebuah supercharge tetapi masih tergantung pada jenis supercharge dan turbo yang dibandingkan. Dengan tingkat efisiensi kompresor yang sama, supercharge masih punya kelebihan daripada intercooling yang dipasang pada turbo.

Supercharge

Penjadwalan Prioritas


Penjadwalan proses merupakan basis sistem operasi multiprogramming. Dengan mengalih–alihkan pemroses di antara proses–proses yang ada, sistem operasi membuat sistem komputer menjadi lebih produktif dan efisien. Sasaran multiprogramming adalah mempunyai proses yang berjalan (dieksekusi) disetiap waktu untuk memaksimumkan utilitasi pemproses. Untuk sistem komputer dengan pemroses tunggal (disebut sistem uniprocessor atau singleprocessor) maka tidak lebih dari satu proses yang berjalan (Running). Jika terdapat beberapa proses di sistem, satu proses berjalan sedangkan sisanya menunggu sampai pemroses bebas dan proses itu dijadwalkan untuk dijalankan.
Gagasan multiprogramming adalah sederhana, satu proses dieksekusi sampai proses itu menunggu sesuatu, biasanya pelaksanaan operasi I/O. Pada multiprogramming, beberapa proses disimpan proses disimpan di memori pada satu waktu. Tujuan dari multiprogramming adalah untuk menjalankan beberapa proses pada waktu tertentu sehingga bisa memaksimalkan penggunaan CPU. Tujuan dari time-sharing adalah untuk menggilir penggunaan CPU antara proses-proses sehingga user bisa berinteraksi dengan masing-masing program ketika program tersebut dijalankan. Ketika satu proses harus menunggu, sistem operasi mengambil pemroses darinya dan memberikan pemroses ke proses lain. Pola ini di lakukan terus menerus. Setiap kali proses menunggu, proses lain mengambil alih penggunaan pemroses. Mahsudnya disini adalah jika terdapat lebih dari satu proses, proses-proses lainnya harus menunggu sampai CPU bebas dan bisa dijadwalkan ulang.
Penjadwalan CPU adalah basis dari sistem operasi multiprogramming, yang dilakukan dengan men-switch CPU diantara proses. Disini sistem operasi dapat membuat komputer menjadi lebih produktif.
Penjadwalan adalah fungsi dasar dari sistem operasi. Penjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer. Penjadwalan bertugas memutuskan hal-hal berikut:
Proses yang harus berjalan, Kapan dan selama berapa lama proses berjalan. Hampir semua sumber daya komputer dijadwalkan sebelum digunakan. CPU merupakan salah satu sumber daya utama sistem komputer. Sehingga penjadwalan CPU merupakan pusat rancangan sistem operasi.
Dalam penjadwalan, proses yang belum mendapat jatah alokasi dari CPU akan mengantri di ready queue. Di sini algoritma diperlukan untuk mengatur giliran proses-proses tersebut. Ada beberapa algoritma untuk mengatur hal tersebut. Salah satu algoritma tersebut adalah Penjadwalan Prioritas.

PENGERTIAN PENJADWALAN PRIORITAS
Penjadwalan SJF(Shorthest Job First) adalah kasus khusus untuk algoritma penjadwalan Prioritas. Prioritas dapat diasosiasikan masing-masing proses dan CPU dialokasikan untuk proses dengan prioritas tertinggi. Untuk proritas yang sama dilakukan dengan FCFS. Ide penjadwalan prioritas adalah tiap proses diberi prioritas dan proses berprioritas tertinggi running (mendapat jatah waktu pemroses).
Prioritas dapat diberikan secara:
Prioritas statis (static priorities).
Prioritas dinamis (dynamic priorities).
Prioritas Statis
Prioritas statis berarti prioritas tak berubah.
Contoh Penjadwalan Berprioritas
Proses-proses yang sangat banyak operasi masukan/ keluaran (I/ O bound) menghabiskan kebanyakan waktu menuggu selesainya operasi masukan/ keluaran. Proses-proses ini diberi prioritas sangat tinggi sehingga begitu proses memerlukan pemroses segera diberikan, proses akan segera memulai permintaan masukan/ keluaran berikutnya sehingga menyebabkan proses blocked menunggu selesainya operasi masukan/ keluaran. Dengan demikian pemroses dapat dipergunakan proses-proses lain. Proses-proses I/ O bound berjalan parallel bersama proses-proses lain yang benar-benar memerlukan pemroses, sementara proses-proses I/ O bound itu menunggu selesainya operasi DMA.
Proses-proses yang sangat banyak operasi masukan/ keluaran kalau harus menunggu lama untuk memakai pemroses (karena prioritas rendah) hanya akan membebani memori karena harus disimpan tanpa perlu proses-proses itu di memori karena tidak selesai-selesai menunggu operasi masukan dan menunggu jatah pemroses.
ALGORITMA PENJADWALAN PRIORITAS
Adapun algoritma penjadwalam prioritas adalah sebagai berikut :
Setiap proses akan mempunyai prioritas (bilangan integer). Beberapa sistem menggunakan integer dengan urutan kecil untuk proses dengan prioritas rendah, dan sistem lain juga bisa menggunakan integer urutan kecil untuk proses dengan prioritas tinggi. Tetapi dalam teks ini diasumsikan bahwa integer kecil merupakan prioritas tertinggi.
CPU diberikan ke proses dengan prioritas tertinggi (integer kecil adalah prioritas tertinggi). Dalam algoritma ini ada dua skema yaitu :
1. Preemptive: proses dapat di interupsi jika terdapat prioritas lebih tinggi yang memerlukan CPU.
2. Nonpreemptive: proses dengan prioritas tinggi akan mengganti pada saat pemakaian time-slice habis.
SJF adalah contoh penjadwalan prioritas dimana prioritas ditentukan oleh waktu pemakaian CPU berikutnya.
Permasalahan yang muncul dalam penjadwalan prioritas adalah indefinite blocking atau starvation .Kadang-kadang untuk kasus dengan prioritas rendah mungkin tidak pernah dieksekusi. Solusi untuk algoritma penjadwalan prioritas adalah aging. Prioritas akan naik jika proses makin lama menunggu waktu jatah CPU.
ALGORITMA PRIORITAS DINAMIS
Algoritma dituntun oleh keputusan untuk memenuhi kebijaksanaan tertentu yang menjadi tujuan. Algoritma sederhana yang memberi layanan bagus adalah men-set prioritas dengan nilai 1/f dimana f adalah ratio kwanta terakhir yang digunakan proses.
Proses yang menggunakan 2 msec kwanta 100 ms maka prioritasnya 50.
Proses yang berjalan selama 50 ms sebelum blocked berprioritas 2.
Proses yang menggunakan seluruh kwanta berprioritas 1.
Kebijaksanaan yang diterapkan adalah jaminan proses-proses mendapat layanan adil dari pemroses dalam arti jumlah waktu pemroses yang sama.
Kombinasi
Algoritma penjadwalan berprioritas dapat dikombinasikan yaitu mengelompokkan proses-proses menjadi kelas-kelas prioritas. Penjadwalan berprioritas diterapkan antar kelas-kelas prose itu. Penjadwalan round-robin atau FIFO deterapkan pada proses-proses di satu kelas.
Algoritma SJF (Shortest-Job-First) adalah kasus khusus umum algoritma penjadwalan prioritas-prioritas yang terkait dengan setiap proses, dan mengalokasikan CPU untuk proses dengan prioritas tertinggi. Proses prioritas sama dijadwalkan Dalam rangka FCFS( First Come First Serve).
Sebuah algoritma SJF hanyalah sebuah prioritas algoritma di mana prioritas adalah kebalikan dari (berpredikat) CPU berikutnya meledak. CPU yang lebih besar meledak, prioritas yang lebih rendah, dan sebaliknya.
Perhatikan bahwa kita membahas penjadwalan dalam hal prioritas tinggi dan prioritas rendah. Prioritas pada umumnya beberapa tetap kisaran angka, seperti 0 sampai 7, atau 0 sampai 4.095. Namun, tidak ada kesepakatan umum tentang apakah 0 adalah prioritas tertinggi atau terendah. Beberapa sistem menggunakan angka rendah untuk mewakili prioritas rendah penggunaan lainnya nomor rendah untuk prioritas tinggi perbedaan ini dapat menimbulkan kebingungan. Dalam teks ini, kita menggunakan angka yang rendah untuk mewakili prioritas tinggi

Batasan-Batasan Pendidikan

Pendidikan Sebagai Proses Transformasi Budaya
Terjadinya suatu proses transformasi budaya telah diawali oleh para pendiri negara ini dengan menyatakan tekad untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dalam Pembukaan Undang- Undang Dasar 1945. Mencerdaskan kehidupan bangsa bermakna membawa bangsa Indonesia menuju masyarakat modern.
Sebagai proses transformasi budaya, pendidikan diartikan sebagai kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain. Ada 3 bentuk transformasi yaitu nilai-nilai yang masih cocok diteruskan misalnya nilai-nilai kejujuran. Rasa tanggung jawab dan lain-lain, yang kurang cocok diperbaiki, misalnya tata cara pesta perkawinan, dan yang tidak cocok diganti misalnya pendidikan seks yang dahulu ditabukan diganti dengan pendidikan seks melalui pendidikan formal.
Di sini tampak bahwa proses pewarisan budaya tidak semata-mata mengekalkan budaya secara estafet. Pendidikan justru mempunyai tugas menyiapkan peserta didik untuk hari esok. Suatu masa dengan pendidikan sebelumnya, dan malah sebagian besar masih berupa teka-teki. Dengan menyadari bahwa sistem pendidikan itu merupakan subsistem dari sistem pembangunan nasional maka misi pendidikan sebagai transformasi budaya harus sinkron dengan beberapa pernyataan GBHN yang memberikan tekanan pada upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan, yaitu sebagai berikut (BP. 7. Pusat, 1990: 109-110).
1) Kebudayaan nasional yang berlandaskan Pancasila adalah perwujudan cipta, rasa, dan karsa bangsa Indonesia.
2) Kebudayaan nasional yang mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa harus terus dipelihara, dibina, dan dikembangkan sehingga mempu menjadi penggerak bagi perwujudan cita-cita bangsa di masa depan.
3) Perlu ditumbuhkan kemampuan masyarakat untuk mengangkat nilai-nilai sosial budaya daerah yang luhur serta menyerap nilai – nilai dari luar yang positif dan yang diperlukan bagi pembaruan dalam proses pembangunan
4) Perlu terus diciptakan suasana yang mendorong tumbuh dan berkembangnya disiplin nasional serta sikap budaya yang mampu menjawab tantangan pembangunan dengan dikembangan pranata sosial yang dapat mendukung proses pemantapan budaya bangsa
5) Usaha pembaruan bangsa perlu dilanjutkan disegala bidang kehidupan, bidang ekonomi, dan sosial budaya.

Pendidikan Sebagai Proses Pembentukan Pribadi
Sebagai proses pembentukan pribadi, pendidikan diartikan sebagai suatu kegiatan yang sistematis dan sistemik terarah kepada terbentuknya kepribadian peserta didik.
Sistematis oleh karena proses pendidikan berlangsung melalui tahap-tahap bersinambungan (prosedural) dan sistemik oleh karena berlangsung dalam semua situasi kondisi, di semua lingkungan yang saling mengisi (lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat).
Proses pembentukan pribadi meliputi dua sasaran yaitu pembentukan pribadi bagi mereka yang belum dewasa oleh mereka yang sudah dewasa, dan bagi mereka yang sudah dewasa atas usaha sendiri. Yang terakhir ini disebut pendidikan diri sendiri (self vorming). Kedua – duanya bersifat alamiah dan menjadi keharusan. Bayi yang baru lahir kepribadiannya belum terbentuk, belum mempunyai warna dan corak kepribadian yang tertentu. Ia baru merupakan individu, belum suatu pribadi. Untuk menjadi suatu pribadi perlu mendapat bimbingan , latihan – latihan, dan pengalaman melalui bergaul dengan lingkungannya, khususnya dengan lingkungan pendidikan.

pendidikan Sebagai Proses Penyiapan Warga Negara
Pendidikan sebagai penyiapan warga negara diartikan sebagai suatu kegiatan yang terencana untuk membekali peserta didik agar menjadi warga negara yang baik.
Bagi kita warga negara yang baik diartikan selaku pribadi yang tahu hak dan kewajiban sebagai warga negara, hal ini ditetapkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 27 yang menyatakan bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintah itu dengan tak ada kecualinya.

Pendidikan Sebagai Penyiapan Tenaga Kerja
Pendidikan sebagai penyiapan tenaga kerja diartikan sebagai kegiatan membimbing peserta didik sehingga memiliki bekal dasar untuk bekerja. Pembekalan dasar berupa pembentukan sikap, pengetahuan, dan keterampilan kerja pada calon luaran.
UUD 1945 pasal 27 Ayat 2 menyatakan bahwa tiap – tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Dalam GBHN (BP 7 Pusat, 1990: 70-96) sebagai arah dan kebijaksanaan pembangunan umum butir 22 dinyatakan mengembangkan SDM dan menciptakan angkatan kerja Indonesia yang tangguh, mampu dan siap bekerja sehingga dapat mengisi semua jenis, tingkat lapangan kerja dalam pembangunan nasional.
Selanjutnya dalam butir 23 dinyatakan: Meningkatkan pemerataan lapangan kerja dan kesempatan kerja serta memberikan perhatian khusus pada penanganan angkatan kerja usai muda. Butir 10 tentang tenaga kerja berisi pernyataan sebagai berikut :
1) Arah pembangunan ketenagakerjaan ialah pada peningkatan harkat, martabat, dan kemampuan manusia serta kepercayaan pada diri sendiri.
2) Meningkatkan perencanaan ketenagakerjaan yang terpadu dan menyeluruh yang bersifat nasional.
3) Menyempurnakan sistem informasi ketenagakerjaan yang mencakup penyediaan dan permintaan tenaga kerja.
4) Meningkatkan upaya perlidungan tenaga kerja, khususnya bagi tenaga kerja wanita.
Isi dari butir tersebut mencakup:
Pengadaan tenaga kerja , penyediaan kesempatan lapangan kerja, perencanaan terpadu, penyempurnaan sistem informasi untuk penyediaan dan pemasaran tenaga kerja , dan perlindungan tenaga kerja.

Definisi Pendidikan Menurut UURI No. 20/2003 dan GBHN
1) Menurut UURI No. 20/2003 dan GBHN
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. (pasal 1 ayat 1).
Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. (pasal 3)
2) Menurut GBHN
GBHN 1988 (BP 7 Pusat, 1990: 105) memberikan batasan tentang pendidikan nasional sebagai berikut: “Pendidikan nasional yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia dan berdasarkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945 diarahkan untuk meningkatkan kecerdasan serta harkat dan martabat bangsa, mewujudkan manusia serta masyarakat berkualitas, dan mandiri sehingga mampu membangun dirinya dan masyarakat sekelilingnya serta dapat memenuhi kebutuhan pembangunan nasional dan bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.
Definisi tersebut menggambarkan terbentuknya manusia yang utuh sebagai tujuan pendidikan. Pendidikan memperhatikan kesatuan aspek jasmani dan rohani, aspek diri (individualitas) dan aspek sosial, aspek kognitif, afektif dan psikomotor, serta segi serba keterhubungan manusia dengan dirinya sendiri (konsentris), dengan lingkungan sosial dan alamnya (horizontal), dan dengan Tuhannya (vertikal).

10 Mobil Tercepat di Dunia

1. SSC Ultimate Aero
Mobil jenis ini memiliki kecepatan maksimum 257 mil per jam (Mph) atau 441 kilometer per jam. SSC Ultimate Aero mampu mencapai 60 Mph dari posisi berhenti dalam waktu 2,7 detik. Mobil seharga US$ 654.400 atau sekitar Rp 6 miliar ini bermesin Twin-Turbo V8 dengan 1.183 tenaga kuda (HP). Pertama kali dites pada Maret 2007 oleh Guinness World Records. Mobil ini mengalahkan rekor Bugatti Veyron sebagai mobil tercepat di dunia pada masa itu.

2. Bugatti Veyron
Mobil berdesain futuristik ini berkecepatan maksimum 253 Mph (404 Km/jam). Kecepatan 60 Mph dicapai dalam 2,5 detik, mesin Narrow Angle W16 dengan 1.001 Hp. Dengan harga jual sebesar US$ 1,7 juta atau sekitar Rp 17 miliar.

3. Saleen S7 Twin-Turbo
Mobil di urutan ketiga ini mampu dipacu hingga 248 Mph (396 Km/jam). Kecepatan 60 Mph dalam 3.2 detik, dan bermesin Twin Turbo V8 dengan 750 Hp. Mobil ini dibanderol US$ 555 ribu atau sekitar Rp 5 miliar. Larinya yang mulus, tapi bandel membuat penggunanya selalu ingin pamer.

4. Koenigsegg CCX
Mobil tipe ini bisa digeber hingga 245 Mph (400 Km/jam). Dari posisi diam, kecepatan 60 Mph dicapai dalam 3,2 detik. Koenigsegg CCX bermesin 90 Degree V8 806 Hp buatan Swedia. Harga jualnya US$ 545.568 atau sekitar Rp 7 miliar. Mobil buatan Swedia ini bermaksud meraih unggulan sebagai mobil tercepat di dunia, namun masih harus mengalahkan Bugatti dan Ultimate Aero.

5. McLaren F1
McLaren F1 berkecepatan maksimum 240 Mph (384 Km/jam). Dari kecepatan 0 Mph ke 60 MPh dicapai dalam 3,2 detik. McLaren F1 bermesin BMW S70/2 60 Degree V12 dengan 627 Hp. Harga jualnya US$ 970 ribu atau sekitar Rp 9 miliar. Bila diamati, pintu mobil ini tampak seperti sayap kelelawar.

6. Ferrari Enzo
Mobil populer ini memiliki kecepatan maksimum 217 Mph (347 Km/jam). Kecepatan 0-60 Mph ditempuh dalam waktu 3,4 detik. Ferrari Enzo bermesin F140 Aluminum V12 dengan 660 Hp. Harganya US$ 670 ribu atau sekitar Rp 6 miliar. Mobil ini hanya diproduksi sebanyak 399 unit dan harganya akan terus naik bila terjadi tabrakan.

7. Jaguar XJ220
Mobil dengan merek Jaguar ini mampu melesat hingga 217 Mph (347,2 Km/jam). Berakselerasi 60 Mph dalam 3,8 detik dari posisi diam. Jaguar XJ220 bermesin Twin Turbo V6 dengan 542 hp. Dibanderol US$ 650 ribu atau sekitar Rp 6 miliar. Meski dibuat pada 1992, mobil ini masih bisa masuk dalam daftar mobil tercepat periode 2009-2010.

8. Pagani Zonda F
Mobil unik ini berkecepatan maksimum 215 Mph (344 Km/jam). Kecepatan 60 Mph ditempuh dalam 3,5 detik, dan bermesin Mercedes Benz M180 V12 dengan 650 Hp. Mobil buatan Italia ini berharga US$ 667.321 atau hampir mencapai Rp 7 miliar.

9. Lamborghini Murcielago LP640
Lamborghini tipe ini berkecepatan maksimum 211 Mph (340.8 Km/jam). Kecepatan 60 Mph dicapai dalam 3,3 detik dari posisi diam, dan bermesin V12 dengan 640 hp. Mobil berdesain artistik nan mulus ini dihargai US$ 430 ribu atau sekitar Rp 4 miliar.

10. Porsche Carrera GT
Porsche Carrera GT memiliki kecepatan maksimum 205 Mph (334.4 Km/jam). Dari posisi diam, kecepatan 60 Mph dicapai dalam 3,9 detik dan bermesin Water Cooled V10 dengan 612 Hp. Harganya US$ 440 ribu atau sekitar Rp 4 miliar.(ZAQ/Thesupercars.org)

BMW 335i Tuning

rdsport-rs35-biturbo-bmw-335i-3


Engine performance includes electronic modifications to increase boost and optimize fuel and timing. A free-flowing intake and a larger, more-efficient intercooler help supply enough air. Exhaust gasses run through a larger exhaust that terminates in stainless sport silencers with quad tips. These modifications result in an increase in horsepower and torque to 414 bhp and 404 lb/ft - more than the V8 powered M3!

Bodywork is an evolution of RDSport’s signature Tornado aerodynamics. The revised carbon front bumper offers larger openings for better engine and brake cooling with an exposed carbon housing for fog lights. Deeper side skirts and revised rear apron with quad exhaust cut outs add to the aggressive look while a roof and trunk spoiler smooth out the airflow over the car.

New MercedMercedes-Benz SLS AMG Tuninges

Mercedes-Benz SLS AMG TuningMercedes-Benz SLS AMG Tuning


New Mercedes Gullwing is set to launch in the spring of 2010, and these designs of the SLS AMG show it is capable of extreme styling. The kit looks incredible, very aggressive, but still maintains the high class look of a Mercedes all wrapped into one unique package. MEC Design started off with giant 22″ three-piece mecxtremel wheels, removed the Mercedes logo above the grille, and started designing the bumpers. Completely redesigning the front, side, and rear bumpers, MEC really transformed this Mercedes-Benz SLS AMG into being capable of an award winning show car.